Skip to content

Bercocok Tanam Metode SRI (System of Rice Intensification)

Desember 9, 2009

Artikel di harian Kompas tentang  “Mubiar dan Intensifikasi Proses Tanaman” , menginspirasi saya, sebagai petani, untuk meningkatkan jumlah produksi padi sekaligus memperbaiki tanah yang sudah jenuh dengan pupuk kimia.

Di artikel tersebut, dipaparkan tentang metode SRI yang hasilnya lebih baik dibandingkan metode konvensional. Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, penulis mencoba menghubungi Dr. Mubiar untuk belajar. Selain ke Dr. Mubiar, penulis juga belajar ke Pak Sobirin untuk membuat kompos serta MOL (mikro organisme lokal) untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Metode SRI sudah banyak diterapkan petani di Indonesia. Banyak tulisan dan artikel tentang metode SRI. Misalnya di sini.  Dan metode tanam SRI ini juga sudah mendunia, seperti yang dituliskan dalam artikel di wikipedia ini.

Setelah belajar, saya mencoba menerapkan metode SRI-Organik di lahan sendiri. Utamanya adalah untuk memperbaiki lahan yang rusak akibat pupuk urea yang berlebihan serta pestisida kimia. Tingkat keasaman tanah (pH tanah) sebelum menggunakan SRI-organik sekitar 5 (yang berarti asam). Setelah menggunakan SRI organik selama tiga kali musim tanam, tanah sudah kembali normal (pH sekitar 7)

Hasil panen lebih baik jika dibandingkan dengan hasil panen sebelumnya. Ongkos produksi untuk pupuk urea pun berkurang. Meskipun ongkos untuk penggarap bertambah, namun hasil panen padi organik harganya lebih baik dibanding padi biasa.

Semoga pertanian organik ini tetap konsisten, istiqomah.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: